Pemimpin Indonesia, Harus Bagaimana?
Ditulis oleh Abdurrahman Samboo
Namun, ironis jika melihat fenomena yang ada sekarang. Para tokoh yang mengaku peduli akan nasib bangsa berlomba-lomba dan saling berebutan menuju kursi terpanas dalam pentas politik Nusantara ini. Mereka mungkin belum pernah mendengar kisah Umar II yang jenggotnya basah oleh air mata di hari ia dilantik sebagai kepala negara karena merasa ngeri membayangkan pekerjaan yang sangat berat di depannya.
Sepanjang hidup, kita telah menyaksikan berbagai macam pemandangan; taman-taman yang indah, lautan yang membiru, pepohonan yang menghijau, pegunungan yang menjulang tinggi, dan orang-orang yang kita cintai. Kita juga telah banyak mendengar berbagai macam bunyi, mencium berbagai bau, mengecap berbagai citra rasa makanan dan merasakan berbagai macam sentuhan. Semua kejadian ini kita anggap sebagai sesuatu yang benar-benar wujud di luar kita, dan begitulah yang kita yakini selama ini. Akan tetapi kita tidak pernah berfikir bagaimana dan di mana semua hal ini terjadi, apakah semua ini benar-benar ada di luar diri kita ataukah tidak? 













