Jumat, Maret 12, 2010
   
TEXT_SIZE

Cari di Sini

Tour Musim Panas Bersama IKPM Kairo

Kairo – Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Cabang Kairo pada tanggal 14-16 Juli 2009 yang lalu kembali menggelar Tour Liburan Musim panas. Acara ini dimaksudkan sebagai pelepas penat setelah perjalanan menempuh ujian dan beberapa kesibukan yang membuat tegang otot-otot. Para peserta yang terdiri dari anak-anak IKPM Kairo dan beberapa temen-teman dari luar IKPM seperti anak-anak SIC (Sekolah Indonesia cairo), dan beberapa teman dari luar Indonesia juga ikut andil dalam Tour Musim Panas kali ini. Panitia cukup disibukan mengingat peserta Tour cukup banyak; 105 orang yang terdiri dari 2 bus pariwisata.

 

Pada kesempatan Tour Musim Panas kali ini, para panitia menyiapkan beberapa tempat seperti Gunung Sinai, Pantai Dahab, Sarm el-Sheik dan beberapa tempat bersejarah lainnya. Perjalanan dimulai pukul 14.00 waktu Kairo dengan tujuan pertama Uyun Musa yang terletak lebih kurang 143 km dari Kairo, tempat ini terdiri dari 12 mata air yang dipecahkan oleh Nabi Musa as dengan tongkatnya untuk memberi minum kaumnya. Akan tetepi kita hanya mendapatkan 2 saja dari 12 mata air tersebut karena sisanya telah tertutupi oleh pasir gurun.  

Setelah melihat-lihat dan berpose beberapa saat, perjalanan dilanjutkan dengan tujuan Hammam Fir’aun (Kamar Mandi Fir’aun), Hamam Fir’aun terletak di tepi pantai di kawasan Selatan Sinai kira-kira 224 km dari Kairo. Tempat ini dulunya tempat pemandian air panas (belerang) yang keluar dari mata air pegunungan terusan Suez. Menurut penduduk setempat Hamam Firaun begitu namanya disebut, karena tempat ini pernah di kunjungi Fir’aun dan saat ini juga masih bisa dijumpai akan tetapi hampir tertutup oleh timbunan tanah.

Gunung Sinai menjadi objek selanjutnya setelah Hammam Fir’aun dan Uyun Musa, perjalan ditempuh kurang lebih 1 jam dari dua daerah tersebut. Para perserta tiba di Sinai pukul 01.00 malam dan mulai pendakian ke atas pukul 01.25, perjalanan ke puncak gunung memakan waktu 3 jam lamanya, tiba di puncak pukul 04.00 dini hari.  Di atas, para peserta senang dan gembira karena bisa menyaksikan terbitnya matahari walaupun setelah melewati rintangan selama 3 jam.

 



Gunung Sinai. Tempat ini juga dikenal sebagai Jabal Mousa (Gunung Musa) kawasan ini terletak di semenanjung Sinai. Ketinggian Gunung ini mencapai 2.285 meter dan berapa di barisan pegunungan di sebelah selatan semenanjung tersebut. Cekungan-cekungan di puncak gunung banyak mengandung granit yang  bercampur dengan zat alkalin, termasuk volkaniks. Di sampingnya terdapat Gunung Monastery, gunung tertinggi di Sinai, 2.629 meter.

Setelah turun dari puncak gunung, pernajalan kembali dilanjutkan dengan objek St. Catherin, Patung Samiri dan Makam Nabi Harun, namun sayang para perserta hanya bisa melihat Patung Lembu Samiri dan Makam Nabi Harun dari balik jendela bus, hal ini dikarenakan para perserta sudah cukup lelah setelah turun dari Puncak Sinai yang cukup tinggi dan melelahkan.

Jabal Thur dan Saint Catherin,  berjarak sekitar 412 km dari kota Kairo. Yang merupakan tempat tersuci di dataran Sinai. Di Jabal  Thur inilah Nabi Musa berbicara dengan Tuhan ketika menerima wahyu. Kawasan ini terletak 2500 m dari permukaan air, sehingga udaranya sangat dingin bahkan terkadang turun salju ketika musim dingin mencapai puncaknya. Di sini juga terdapat makam Nabi Shaleh dan Nabi Harun beserta Patung anak lembu buatan Samiri ketika Nabi Musa berkontemplasi selama 40 hari untuk menerima wahyu di puncak Saint Catherin. Dinamai Sant Catherin karena di tempat tersebut terdapat sebuah biara bernama Saint Catherin yang dibangun pada abad ke-6 M yang diambil dari nama anak pimpinan Alexander yang disiksa karena memeluk agama kristen. Di tempat itu juga terdapat pohon yang diberinama Syajarah Mubarakah.

Setelah menikmati matahari terbit di punjak Sinai, para peserta langung menuju pantai Dahab, pata peserta tiba di Dahab pukul 15.00 waktu kairo dan langsung menuju ke penginapan. Pada malam harinya para panitia telah menyiapkan berbagai macam perlombaan dan hiburan di tepi pantai. Acara ini cukup meriah karena penampilan para peserta yang terbilang kocak dan aneh. Tidak hanya orang Indonesia yang hadir, para bule pun ikut andil dalam acara ini, sebab acaranya cukup menarik perhatian pangunjung.

Kawasan pantai Dahab ini berjarak 81 km dari pantai Syarm el-Syeikh. Dinamakan Dahab (emas) karena kawasan ini pantai ini mengandung pasir yang mirip dengan emas (keemasan) dan berbagai macam ikan hias yang berwarna emas. Kawasan ini cukup menarik sebab tepi pantainya telah dihiasai dengan bergagaimacam hiasan dan kafe-kafe yang memukau pengunjung. Para peserta antusias menikati pantai Dahab tersebut.

Setelah dari pantai Dahab perjalanan dilajutkan ke pantai Syarm el-Syaikh. Kawasan ini terletak 472 km dari Kairo. Tempat ini merupakan daerah pantai dan taman laut. Tempat ini kembali digunakan tempat konferensi KTT ke-15 setelah dilakukannya konferensi perdamaian internasional (arab-israel) pada tahun 1996 dan 2000.  

Setelah menikamti pandai dan pemandangan di laut lepas para peserta langsung menuju Kairo, dan dua tempat; Suq Qadim dan Miniatur 1001 malam tidak bisa dikunjungi karena sesuatu dan lain  hal. Para perserta tiba kembali di Kairo pukul 12.03 tengah malam.

 

La Tansa Magazine

Pesan Singkat

Milis IKPM Cab. Kairo

Bagi Anggota IKPM Cab. Kairo. Silahkan Bergabung

Powered by Yahoo!Groups

Pengunjung Hari Ini

011441
TodayToday6
YesterdayYesterday53
This WeekThis Week245
This MonthThis Month742
All DaysAll Days11441
38.107.191.91

Video terbaru

Ansyada - Kunci Ilmu
Added by:inzacky
Rating:
Views:108
Date:19-12-2009
Lagu Wajib - Hymne Oh Pondokku
Added by:inzacky
Rating:
Views:125
Date:24-11-2009
Melayang - Darussalam Musicians
Added by:inzacky
Rating:
Views:234
Date:13-07-2009
Hari Penantian - Darussalam Musicians
Added by:inzacky
Rating:
Views:202
Date:13-07-2009
Pondok Modern Gontor Indonesia
Added by:inzacky
Rating:
Views:312
Date:11-06-2009

Halaman Masuk